Seringkali aku bertanya… dari mana sih asal makhluk hidup? siapakah sang pencipta? hingga sekarang belum juga jawab kutemukan.. hanyalah sebuah logika yang dapat kuterima..karena saya hanyalah seorang pembaca..jadi masih bermain logika..belum lebih kepada pengetahuan yang dapat dibuktikan..
Logika yang kuterima adalah.. bahwa sumber utama dari kehidupan adalah keinginan. Ya bahwa kesadaran atau dalam pandangan Theologis disebut roh/jiwa.. mengisi (terlahir) dalam sebuah tubuh karena adanya akumulasi perbuatan (karma individu) dan kehendak bebas (Free will)
Dalam pandangan ini, bahwa tubuh hanyalah ibarat rumah, bahwa tubuh adalah sama dengan benda mati lainnya yang terbentuk oleh proses bernama hukum alam.. proses berdetaknya jantung dan fungsi-fungsi organ tubuh lainnya seperti paru, ginjal, hati, dll adalah sama halnya dengan fungsi-fungsi khlorofil, akar, daun, lisosom, dll pada tumbuhan yang mengikuti hukum alam, bahwa fungsi biologis hanyalah bagian dari hukum alam., terkait dengan waktu.. mengalami pelapukan, penuaan, penguraian, untuk kemudian menjadi bahan pembentuk tubuh (rumah) yang lain, entah itu bagian dari tumbuhan, manusia, binatang, dan lain sebagainya…
Bahwa kedasaran adalah suatu bentuk lain dari enerji, bahwa kesadaran menjadi bagian dari makluk hidup (santien being) adalah sebagai hasil dari karma.. sebagaimana kita terlahir sebagai bayi hingga umur tua, keinginan yang tak terpuaskan akan tetap menjadi bagian dari kesadaran, tanpa adanya latihan untuk meredam kemelekatan, tidaklah mungkin terbebasa dari lingkaran kehidupan…
selama ada keinginan, kesadaran tidak akan pernah menemukan kebahagiaan sejati, bahwa sejatinya keinginan itu tidak pernah terpuaskan, bahwa segala yang datang dan pergi dari kesadaran ini, akan selalu sejalan atau berseberangan dengan keinginan kita, pada saat ia sejalan orang akan menanggapi “ini kebahagiaan” tetapi pada saat berseberangan “ini penderitaan”.