Amat Lim Weblog

Amat Lim

Asal Kehidupan

Posted by limns on April 14, 2010

Seringkali aku bertanya… dari mana sih asal makhluk hidup? siapakah sang pencipta? hingga sekarang belum juga jawab kutemukan.. hanyalah sebuah logika yang dapat kuterima..karena saya hanyalah seorang pembaca..jadi masih bermain logika..belum lebih kepada pengetahuan yang dapat dibuktikan..

Logika yang kuterima adalah.. bahwa sumber utama dari kehidupan adalah keinginan. Ya bahwa kesadaran atau dalam pandangan Theologis disebut roh/jiwa.. mengisi (terlahir) dalam sebuah tubuh karena adanya akumulasi perbuatan (karma individu) dan kehendak bebas (Free will)

Dalam pandangan ini, bahwa tubuh hanyalah ibarat rumah, bahwa tubuh adalah sama dengan benda mati lainnya yang terbentuk oleh proses bernama hukum alam.. proses berdetaknya jantung dan fungsi-fungsi organ tubuh lainnya seperti paru, ginjal, hati, dll adalah sama halnya dengan fungsi-fungsi khlorofil, akar, daun, lisosom, dll pada tumbuhan yang mengikuti hukum alam, bahwa fungsi biologis hanyalah bagian dari hukum alam., terkait dengan waktu.. mengalami pelapukan, penuaan, penguraian, untuk kemudian menjadi bahan pembentuk tubuh (rumah) yang lain, entah itu bagian dari tumbuhan, manusia, binatang, dan lain sebagainya…

Bahwa kedasaran adalah suatu bentuk lain dari enerji, bahwa kesadaran menjadi bagian dari makluk hidup (santien being) adalah sebagai hasil dari karma.. sebagaimana kita terlahir sebagai bayi hingga umur tua, keinginan yang tak terpuaskan akan tetap menjadi bagian dari kesadaran, tanpa adanya latihan untuk meredam kemelekatan, tidaklah mungkin terbebasa dari lingkaran kehidupan…

selama ada keinginan, kesadaran tidak akan pernah menemukan kebahagiaan sejati, bahwa sejatinya keinginan itu tidak pernah terpuaskan, bahwa segala yang datang dan pergi dari kesadaran ini, akan selalu sejalan atau berseberangan dengan keinginan kita, pada saat ia sejalan orang akan menanggapi “ini kebahagiaan” tetapi pada saat berseberangan “ini penderitaan”.

Posted in Though | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Waktu

Posted by limns on March 12, 2010

Kapankah waktu dimulai?…kapan pula ia berakhir..Kapan aku mengenal waktu?… apakah sejak aku terlahir kedunia sebagai makhluk bernama manusia..Apakah waktu anda berhenti setelah proses bernama kematian…Gembala
..dan apakah waktu hanya terpaut sepanjang sejarah manusia lalu berhenti?

Ataukah menghitung waktu akan menghasilkan bilangan yang tak terhingga ..

Sebelum terbentuk dunia ini dimanakah sang waktu?

Setelah kehancuran dunia dimanakah sang waktu?

Mungkinkah terdapat alam  tanpa waktu?

dimana hari esok? dimana si kemarin?

Kekosongan…

Tapi..mungkin waktu kan terus berlalu dalam ruang dan keadaan yang berbeda bagi kita..mungkin kah?

Mungkin dulu sang kausa prima pernah bosan berkelana dengan waktu…

Mungkin kelak dia juga akan bosan… inikah sebab dari kehidupan?
Ataukah…tiada awal dan akhir…..

Sembari menunggu semua jawaban…mari lewatkan waktu atau….waktu kan melewati kita….

Nov 05,

Amat Lim

Posted in Though | Leave a Comment »

Memahami Tuhan dengan keterbatasan

Posted by limns on May 23, 2009

Waktu kecil selalu hadir dalam pikiranku tentang siapa diri ini,makhluk apa di balik kesadaran ini? Kenapa seolah olah hanya sang Aku yang hidup,sedangkan orang-orang lain tidak dapat kurasakan.

Terlintas di pikiran, Aku pasti adalah Tuhan,karena aku,ya aku merasakan hembusan angin, dinginya air, seolah olah kesadaran hanya milik roh ini,tak kurasakan orang lain terkena api akan berasa apa?..hanya yang disampaikan melalui telingaku atau mataku baru kurasa rasa dia kepanasan (sepertinya). Dalam pikiranku bergaung:’setelah kematian tubuh ini,aku kan kembali ke Tahtaku..dan makhluk ciptaanku mati semua,lalu Aku mau melakukan apa?bagaimana melewatkan waktu?sepertinya menjadi Tuhan sangat membosankan’.

Keringat dingin mengucur andai pikiran itu muncul..ketakutan itu masih dapat kurasakan bahkan pada saat menulis artikel ini.

siapakah aku?akan kemanakah kelak?bagaimana melewatkan waktu kelak?.

Seiring berjalanya waktu,kusadari bahwa intelektual,logika,pengetahuan,dan ketidaktahuan sendiri bisa jadi batu sandungan buat kemajuan batin..
Banyak waktu kuhabiskan untuk mencari informasi tentang ketuhanan,tetapi malah seperti seolah olah membohongi diri(meski tujuanya mengelus ego) dengan cerita2 yg jelas dibuat oleh manusia bukan Tuhan.
Berlatih mengamati pikiran,perbuatan, dan ucapan itu jelas lebih penting sekarang..paling tidak aku tahu apa yang harus kulakukan.

Posted in Though | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.