Kecewa dengan Siloam Hospital

Posted on Updated on

Senin (7/01/08) aku membawa kong-kong (engkong/kakek) ku ke siloam hospital kebon jeruk dengan tujuan operasi batu empedu di saluran kencing beliau.

kami bertemu dr. Yongki sebagai spesialis saluran kemih dan hasil pemeriksaan bahwa ada prostat dan ada batu ginjal dan direncanakan operasi besok harinya (8/01/08).

Dimulai dengan informasi harga operasi dan rawat inap, saya meminta perhitungan harga estimasi dengan membawa rujukan surat dari dokter, bahwa untuk operasi yang jelas2 ditulis oleh dokternya  ada 2 tindakan (2 X operasi), tetapi perhitungan dipusat informasi hanya 1 kali operasi  (total testimasi kira-kira 7 juta), blum include obat dll. jadi saya mendapatkan estimasi harga operasi adalah 7 juta ditambah obat2an dll, estimasi saya paling sekitar 15 jutaan.

saya sangat kaget begitu selesai operasi angka yang muncul  adalah 24 juta, yang ternyata 2 X operasi sebesar 13juta ( ternyata ada biaya dokter spesialis, dokter anestesi yang mengikuti 35% dari biaya dokter spesialisnya), dan saya menemukan kesalahan dari siloam yang mana kamar operasi dihitung 2 kali juga.. pokoknya seenaknya aja deh dikalikan 2. saya sempat ngomel2 sama bagian informasi cuman mereka hanya bilang maap2 saja dan bahwa memang bagian informasinya salah memberikan informasi.

 sangat disayangkan sekali bahwa siloam Hospital menurutku tidak profesional, dari informasi yang dibeirkan hingga penanganan pasien oleh suster yang selalu terlambat. saya harus berkali2 memanggil suster baru mereka datang..

kecewa sekali bahwa setelah keluar rumah sakit tagihan yang harus dibayar sekitar 28juta. angka yang sangat fantastis.. entah karena pengobatan indonesia yang mahal atau karena rumah sakit swasta. tetapi saya kecewa sekali bahwa harga yang dibayarkan ke siloam tidak pantas untuk servicenya yang jelek.

8 thoughts on “Kecewa dengan Siloam Hospital

    donna said:
    April 1, 2008 at 1:31 pm

    bukannya kenapa-napa….
    anda hausnya juga tahu bahwa tenaga perawat dengan yang dirawat amat sangat kurang….
    jadi ya jangan menyalahkan pelayanan rumah sakit yang kurang…
    toh tidak mungkin juga anda tidak dilayani…

    limns said:
    April 3, 2008 at 1:15 am

    It seems reasonable. lacks of nurses. but..please again.. will it be the problem to those patients who have paid mostly lots of money.. Those institution which provides services should again ensure their service level, obviously, they know how many rooms are available in their own hospital, then they off course know exactly how many nurses they need. this is not a reasonable answer I guees. btw THank You for your comments

    ahmad said:
    February 3, 2009 at 4:40 am

    my wife works in the hosptal, and those things happen, not mentioning the appreciation to the employee by the hrd. it is terrible. for sure she doesn’t like it either.
    so any new vacancy available?

    nienie said:
    April 7, 2011 at 2:46 pm

    bukannya begitu juga ,,, emang siloam hospital udah terkenal dimana-mana
    bahkan saya dan keluarga juga sering berobat di sana selain perlengkapan alatnya juga pelayanannya yang sangat bersahabat

    KECEWA SM PERAWAT DI JAMBI said:
    September 19, 2011 at 8:04 am

    Saya adalah mantan pasien siloam hospital jambi. disana pelayanan nya kurang bagus.. bukan dr perawatnya tapi dari pihak manajemen sendiri. termasuk ibu dina.. kepala keperawatan yang gak punya tanggung jawab dalam menangani pasien.. mohon di tindak lanjuti serta di evaluasi. trm ksh..

    ophie said:
    October 17, 2011 at 8:09 pm

    pada intinya semua pasien selalu meminta no 1 padahl kita juga harus bisa melihat mana hal yg lebih dulu harus dikrjakan oleh suster, saya sebagaiseorang yg bertugas diRumah Sakit melihatnya seperti itu. semua merasa membayar dan harus mendapat pelayanan.
    mungkin anda harus lebih bersyukur masih beruntung anda dapat membayar biaya RS, apalagi operasinya berhasil.
    coba bayngkan orang diluar yang tidak punya uang dan menderita dengan penyakitnya karena tidak ada biaya.
    terima kasih.

    missy said:
    April 17, 2015 at 3:57 pm

    Setuju, saya jg sudah merasakan pengalaman rawat inap di siloam kebun jeruk. Kalau mau dibilang. Harga yang dibayarkan tidak sebanding dgn pelayanan yg diberikan. Terutama untuk suster jaga malam saya, jutek dan tidak responsive. Dan kalau anda minta diambilkan sesuatu (se misal tissue atau air minum habis), jgn harap diambilkan. Perawatnya hanya mengiyakan saja tanpa melakukan. Berkali2 mengiyakan, tanpa benar2 diambilkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s